LAPORAN PENINGKATAN KELAS KTH SILVA LESTARI



I.     PENDAHULUAN

A.      Latar Belakang

Kelompok Tani Hutan (KTH) Silva Lestari merupakan salah satu kelompok tani yang ada di Desa Meunasah Alue Kecamatan Jeunieb  Kabupaten Bireuen, yang wilayahnya berbatasan dengan hutan lindung. Umumnya mata pencaharian anggota KTH Silva Lestari adalah  petani/pekebun. Untuk pengembangan kegiatan kelompok, anggota kelompok tani hutan Silva Lestari mengembangkan Tanaman Jabon, Sengon, Mahoni dan mengolah Hasil hutan bukan kayu seperti rotan dan lebah serta jernang. Tujuannya adalah untuk mendapatkan penghasilan tambahan dari hasil hutan bukan kayu.
Setelah mendapatkan fasilitasi peningkatan kelas KTH, Kelompok Tani Hutan Silva Lestari sudah mengembangkan usaha penggabungan tanaman kehutanan dengan tanaman pertanian dan penanaman tanaman jernang.
Berdasarkan uraian diatas, maka pengurus beserta anggota Kelompok Tani Hutan Silva Lestari mengharapkan kepada pemerintah untuk terus menerus mendampingi dan membimbing pengembangan usaha kelompok tani hutan Silva Lestari.

B.       Maksud dan Tujuan
Maksud dari pembuatan Laporan kegiatan ini adalah untuk memberikan informasi kepada Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Aceh tentang hasil yang diperoleh setelah selesai kegiatan fasilitasi peningkatan kelas KTH.

Adapun tujuan dari Laporan kegiatan ini adalah untuk mengetahui perkembangan KTH setelah difasilitasi kegiatan meningkatkan kelas KTH menjadi Kelas Madya.








II.      PROFIL KTH
A.   Nama, Alamat dan Kondisi Umum
Nama KTH                      :  Silva Lestari
Alamat KTH                   :  Gampong Meunasah Alue Kecamatan Jeunieb ,    
                                           Kabupaten Bireuen Provinsi Aceh.
Tahun berdiri                   :  01 Januari 2006
Visi KTH                         : Terwujudnya Kelompok Tani Hutan yang Tangguh dan
                                          Mandiri
Misi KTH                        :
a.    Mewujudkan terlaksananya pertemuan/rapat anggota/rapat pengurus yang diselenggarakan secara berkala dan berkesinambungan.
b.    Mewujudkan tersusunnya rencana kerja kelompok secara bersama dan dilaksanakan oleh para pelaksana sesuai dengan kesepakatan bersama dan setiap akhir pelaksanaan dilakukan evaluasi secara partisipatif.
c.    Mewujudkan tersusunnya aturan/norma yang disepakati dan ditaati bersama.
d.   Mewujudkan terlaksananya  pencatatan/ pengadministrasian organisasi yang rapih.
e.    Mewujudkan terlaksananya kegiatan-kegiatan usaha bersama di sektor hulu dan hilir.
f.     Mewujudkan terlaksananya usaha tani secara komersial dan berorientasi pasar.
g.    Mewujudkan KTH menjadi sebagai sumber serta pelayanan informasi dan teknologi untuk usaha para petani umumnya dan anggota kelompoktani khususnya.
h.    Mewujudkan terjalinannya kerja sama antara kelompoktani dengan pihak lain.
i.      Mewujudkan pemupukan modal usaha baik iuran dari anggota atau penyisihan hasil usaha/kegiatan kelompok.

Tujuan KTH                                  : Mengelola sumberdaya alam secara lestari dan
                                                         mampu meningkatkan kesejahteraan anggota
                                                         KTH.



B.     Legalitas dan Struktur Organisasi KTH
1.    Legalitas                     
a.    Pejabat yang Mengukuhkan                 : Keuchik Meunasah Alue
b.    Tanggal Pengukuhan/Berdiri                : 10 Januari 2013 / 01 Januari 2006
c.    Nomor Sertifikat Pengukuhan              : 083/2033/XI/2013
d.   Pejabat Penetapan Kelas Madya          : Camat Jeunieb
e.    Tanggal Penetapan Kelas Madya         : 03 Juli 2017
f.     Nomor Sertifikat Kelas Madya            : 523/1225/2017
























2.    Struktur Organisasi (Susunan Pengurus KTH)
STRUKTUR ORGANISASI KEPENGURUSAN
KELOMPOK TANI HUTAN (KTH) SILVA LESTARI


 















No
Nama
Jabatan
Alamat/Telp./HP
1
Faisal
Ketua
Desa Meunasah Alue
2
M.Nazir Ishak
Sekretaris
Desa Meunasah Alue
3
Hasanuddin
Bendahara
Desa Meunasah Alue
4
Ridwan Abdullah
Seksi Perencanaan
Desa Meunasah Alue
5
Marwan Isa
Anggota
Desa Meunasah Alue
6
Zainuddin Ahmad
Anggota
Desa Meunasah Alue
7
Munir AB
Seksi Pemasaran
Desa Meunasah Alue
8
Bakhtiar AB
Anggota
Desa Meunasah Alue
9
Muntasir Abdullah
Anggota
Desa Meunasah Alue
10
M. Ali Zainon
Seksi Diklat
Desa Meunasah Alue
11
M. Yusuf Harun
Anggota
Desa Meunasah Alue
12
Yusuf Ismail
Anggota
Desa Meunasah Alue
13
Hanafiah Ismail
Seksi Pemasaran
Desa Meunasah Alue
14
Lukman Hakim
Anggota
Desa Meunasah Alue
15
Boihaqi
Anggota
Desa Meunasah Alue


C.      Jenis-Jenis Kegiatan/ Usaha yang sedang dikerjakan, volume produksi dan pemasarannya
No
Jenis Kegiatan/ Usaha
Volume Produksi
Pemasaran
Keterangan
1
Budidya Sengon
20 m³/thn
Agen lokal

2
Budidaya Mahoni
-
Agen lokal

3
Lebah Madu Alam
50 kg/th
-

2
Jernang
-
-


D.      Modal KTH (Sumber Modal dan Perkembangannya)
No
Sumber Modal
Jumlah awal
Jumlah akhir
Keterangan
1
Iuran Anggota
10.000/org/bln
3.000.000
Iuran Anggota
2
Bank

BRI
Bank
3
Bantuan


Bantuan

E.       Mitra KTH ( Instansi Pemerintah, LSM, Dunia Usaha)
No
Jenis Kegiatan/ Usaha
Instansi/ LSM/ Dunia Usaha
Bentuk Kemitraan : SPKS/ SPT
Keterangan
1
Hutan Rakyat
Dishutbun
SPKS
Pendampingan
2
Kebun Bibit Rakyat
Pengusaha Lokal
-
Pemasaran
3
Pembutan Kompos/Herbisida Nabati
Dinas Pertanian
SPKS
Pendampingan


F.       Prestasi KTH
Juara III pada Kegiatan Lomba Kelompok Tani Tingkat Kabupaten Bireuen Tahun 2015




III.             PELAKSANAAN KEGIATAN

A.      Pelaksanaan Penguatan Kelembagaan
1.
Nama Kegiatan
Pelatihan partisipatif/peningkatan kapasitas SDM
Frekwensi Kegiatan
1 kali
Jumlah Peserta
25 orang
Materi/Topik
Peran Kaum wanita dan pemuda dalam pembangunan kehutanan dan pelestarian lingkungan.
Keterlibatan pihak lain/ Narasumber
Penyuluh Kehutanan Pendamping
Output yang dihasilkan
Penataan kelembagaan KTH Silva Lestari lebih baik dan lengkap

2.
Nama Kegiatan
Fasilitasi untuk menyusun uraian tugas /pembagian tugas pengurus.
Frekwensi Kegiatan
1 kali
Jumlah Peserta
20 orang
Materi/Topik
Penyusunan uraian tugas pengurus
Keterlibatan pihak lain/ Narasumber
Penyuluh Kehutanan Pendamping
Output yang dihasilkan
Tersusunnya Uraian Tugas Pengurus KTH

3.
Nama Kegiatan
Fasilitasi untuk menyusun  dan menyepakati aturan tertulis (AD/ART KTH dan aturan lainnya).

Frekwensi Kegiatan
1 kali

Jumlah Peserta
20 orang

Materi/Topik
Penyusunan AD/ART dan aturan lainnya

Keterlibatan pihak lain/ Narasumber
Penyuluh Kehutanan Pendamping

Output yang dihasilkan
Tersusunnya AD/ART dan Aturan lainnya

4.
Nama Kegiatan
Fasilitasi untuk menyusun dan menyepakati visi, misi dan tujuan KTH.

Frekwensi Kegiatan
1 kali

Jumlah Peserta
20 orang

Materi/Topik
Penyusunan visi, misi dan tujuan KTH.

Keterlibatan pihak lain/ Narasumber
Penyuluh Kehutanan Pendamping



Output yang dihasilkan
Tersusunnya visi, misi dan tujuan KTH.

5.

Nama Kegiatan
Fasilitasi untuk penyusunan rencana jangka pendek kegiatan KTH.
Frekwensi Kegiatan
1 kali
Jumlah Peserta
20 orang
Materi/Topik
Penyusunan rencana pendek kegiatan KTH
Keterlibatan pihak lain/ Narasumber
Penyuluh Kehutanan Pendamping
Output yang dihasilkan
Tersusunnya rencana pendek kegiatan KTH



6.
Nama Kegiatan
Fasilitasi untuk penyusunan rencana jangka tahunan kegiatan KTH.

Frekwensi Kegiatan
1 kali
Jumlah Peserta
20 orang
Materi/Topik
Penyusunan rencana tahunan KTH
Keterlibatan pihak lain/ Narasumber
Penyuluh Kehutanan Pendamping
Output yang dihasilkan
Tersusunnya rencana tahunan kegiatan KTH

7.
Nama Kegiatan
Pembelian ATK dan perlengkapan Administrasi KTH.
Frekwensi Kegiatan
1 paket
Jumlah Peserta
 20 Orang
Materi/Topik
Pengumpulan data dan pencatatan dalam buku administrasi (buku daftar anggota, buku kas, buku tamu)
Keterlibatan pihak lain/ Narasumber
Penyuluh Kehutanan Pendamping
Output yang dihasilkan
Tesedianya buku daftar anggota, buku kas dan buku tamu.

8.
Nama Kegiatan
Pengadaan peta wilayah kelola KTH

Frekwensi Kegiatan
1 paket

Jumlah Peserta
 -

Materi/Topik
Pembuatan peta wilayah kelola KTH

Keterlibatan pihak lain/ Narasumber
Penyuluh Kehutanan Pendamping

Output yang dihasilkan
Tersedianya peta wilayah kelola KTH

9.





Nama Kegiatan
Pengadaan bahan perlengkapan ruang sekretariat KTH
Frekwensi Kegiatan
1 paket
Jumlah Peserta
20 orang
Materi/Topik
Pembuatan dan pengadaan perlengkapan ruang sekretariat dan pengadaan alat tulis kantor.
Keterlibatan pihak lain/ Narasumber
Penyuluh Kehutanan Pendamping
Output yang dihasilkan
Terbangunnya ruang sekretariat dan Alat tulis kantor.

10.
Nama Kegiatan
Fasilitasi Bimtek/Peningkatan Kapasitas SDM Pengurus dan Anggota KTH.
Frekwensi Kegiatan
3 JPL
Jumlah Peserta
25 orang
Materi/Topik
Manajemen kelompok, Membangun kebersamaan, dan Kepemimpinan.
Keterlibatan pihak lain/ Narasumber
Penyuluh Kehutanan Pendamping
Output yang dihasilkan
Meningkatnya pengetahuan pengurus dan anggota KTH tentang Manajemen kelompok, Membangun kebersamaan, dan Kepemimpinan.

11.

Nama Kegiatan
Fasilitasi untuk menyepakati serta menyusun jadwal dan agenda pertemuan rutin.
Frekwensi Kegiatan
1 kali
Jumlah Peserta
20 orang
Materi/Topik
Penyusunan Jadwal dan agenda pertemuan rutin.
Keterlibatan pihak lain/ Narasumber
Penyuluh Kehutanan Pendamping
Output yang dihasilkan
Tersusunnya Jadwal dan Agenda pertemuan rutin.

12.












Nama Kegiatan
Fasilitasi untuk meningkatkan kemampuan melakukan monev partisipatif dan membuat laporan/mengekspose kegiatan KTH dalam berbagai media.
Frekwensi Kegiatan
1 kali
Jumlah Peserta
20 orang
Materi/Topik
Monitoring dan evaluasi partisipatif serta pelaporan untuk mengekspose kegiatan.
Keterlibatan pihak lain/ Narasumber
Penyuluh Kehutanan Pendamping.


Pengurus dan sebagian anggota KTH sudah mau dan mampu melakukan monitoring dan evaluasi secara partisipatif.




B.     Pelaksanaan Kegiatan Pementapan Kelola Kawasan

1.
Nama Kegiatan
Pemetaan wilayah kelola KTH secara partisipatif

Frekwensi Kegiatan
1 kali
Jumlah Peserta
20 orang
Materi/Topik
Pentingnya kelola kawasan dan pemetaan wilayah kelola secara partisipatif.
Keterlibatan pihak lain/ Narasumber
Penyuluh Kehutanan Pendamping
Output yang dihasilkan
Anggota KTH sudah memahami pentingnya kelola kawasan dan pemetaan wilayah kelola secara partisipatif.

2.
Nama Kegiatan
Praktek Pembuatan Peta
Frekwensi Kegiatan
1 kali
Jumlah Peserta
20 orang
Materi/Topik
Memetakan wilayah kelola KTH Silva Lestari secara pertisipatif
Keterlibatan pihak lain/ Narasumber
Penyuluh Kehutanan Pendamping
Output yang dihasilkan
Peserta anggota KTH Silva Lestari dapat memetakan wilayah kelola secara pertisipatif.

3.
Nama Kegiatan
Pembuatan Peta wilayah kelola
Frekwensi Kegiatan
1 kali
Jumlah Peserta
20 orang
Materi/Topik
Pembuatan peta/sket pemanfaatan wilayah kelola sesuai potensi KTH
Keterlibatan pihak lain/ Narasumber
Penyuluh Kehutanan Pendamping
Output yang dihasilkan
Terbuatnya Peta wilayah kelola sesuai potensi KTH.
4.
Nama Kegiatan
Pembuatan Stup Lebah Madu.

Frekwensi Kegiatan
1 kali

Jumlah Peserta
20 Orang

Materi/Topik
Praktek Pembuatan Stup Lebah Madu

Keterlibatan pihak lain/ Narasumber
Penyuluh Kehutanan Pendamping

Output yang dihasilkan
Adanya stup Lebah Madu di KTH Silva Lestari




C.     Pelaksanaan Kegiatan Pemantapan Kelola Usaha

1.
Nama Kegiatan
Fasilitasi untuk pelatihan pembuatan proposal untuk merintis kemitraan untuk pengembangan usaha.
Frekwensi Kegiatan
1 kali
Jumlah Peserta
20 orang
Materi/Topik
Teknik pembuatan proposal yang baik dan benar.
Keterlibatan pihak lain/ Narasumber
Penyuluh Kehutanan Pendamping
Output yang dihasilkan
Pengurus dan anggota memahami dan mampu membuat proposal yang baik dan benar.

2.
Nama Kegiatan
Kunjungan kelapangan pengurus dan anggota untuk penjajagan kerjasama dengan CV. Irwanka.
Frekwensi Kegiatan
1 kali

Jumlah Peserta
5 orang
Materi/Topik
Penjajakan kerjasama KTH Silva Lestari dengan CV. Irwanka usaha bidang Saw Mil.
Keterlibatan pihak lain/ Narasumber
Pengurus KTH Silva Lestari
Output yang dihasilkan
Terjalin kerjasama dengan KTH Silva Lestari dengan CV, Irwanka usaha bidang Saw Mil.



3.
Nama Kegiatan
Fasilitasi penambahan volume usaha KTH
Frekwensi Kegiatan
1 kali
Jumlah Peserta
-
Materi/Topik
Pembuatan Bibit Jernang dan Lada
Keterlibatan pihak lain/ Narasumber
Penyuluh Kehutanan Pendamping
Output yang dihasilkan
Bertambahnya Bibit tananam Jernang dan Lada  di KTH Silva Lestari

4.
Nama Kegiatan
Fasilitasi kegiatan Temu Usaha.
Frekwensi Kegiatan
1 kali
Jumlah Peserta
20 orang
Materi/Topik
Kerja Sama dengan Pelaku Usaha
Keterlibatan pihak lain/ Narasumber
Pimpinan Koperasi Seupakat
Output yang dihasilkan
Terjalinnya kerjasama dengan Koperasi Seupakat


D.      Output Kegiatan Fasilitasi Peningkatan Kelas KTH

Kegiatan Fasilitasi Peningkatan Kelas Kelompok KTH Tahun 2017 telah dilaksanakan dan secara umum telah berjalan dengan baik sebagaimana yang diharapkan dapat meningkatkan kemandirian kelompok dan berperan serta dalam meningkatkan kesejateraan hidupnya. Adapun ouput setelah kegiatan fasilitasi peningkatan kelas KTH, setelah dilakukan penilaian kelas kelompok maka Kelompok Tani Hutan Silva Lestari dapat meningkat kelas menjadi kelas Madya.


































IV.        PERMASALAHAN


Peran pembentukan kelompok sering mendapat hambatan karena tidak semuanya masyarakat berminat untuk membentuk dan mengembangkan kelompok yang telah ada. Walaupun banyak bermunculan kelompok-kelompok masyarakat yang telah terbentuk, namun kurang poduktif secara ideal sehingga tujuan dan sasaran tidak tercapai. Ironisnya kegagalan kelompok-kelompok tani hutan berjalan tidak produkif disebabkan tujuan yang tidak jelas, tampa arah dan mengedepankan kepentingan kelompok semata serta mengandalan bantuan dari pemerintah semata. Pada hakekatnya  kelompok sangat dibutuhkan untuk sebuah perubahan. Dengan adanya kelompok, petani akan  lebih mudah untuk melakukan perubahan pengatahuan, sikap dan perilakunya. Penyuluhan memerlukan adanya pertumbuhan kelompok tai untuk  mempermudah ruang gerak menjalankan misi perubahan. Adapun permasalahan yang didapat pada kelompok tani hutan Silva Lestari adalah :
Ø  Keterlibatan kaum wanita dalam pengurus masih sangat rendah ( 15%)
Ø  Pengurus belum melaksanakan tugas dan fungsinya dengan baik (50 %)
Ø  Pencatatan administrasi belum rapi. (60%)
Ø  Anggota kelompok belum mengikuti dengan disiplin kegiatan-kegiatan usaha bersama dalam berkelompok. (50%)
Ø  Kegiatan kelompok belum melakukan usaha tani secara komersial dan berorientasi pasar. (60%)
Ø  Kurangnya kerja sama antara kelompoktani dengan pihak lain (40%)
Ø  Pemasukan kas kelompok berasal dari iuran anggota 100%, sedangkan dari sisa hasil usaha masih 0%












V.      UPAYA PEMECAHAN MASALAH DAN SARAN TINDAK LANJUT


Upaya yang dapat dilakukan untuk pemecahan masalah diatas adalah dengan cara sosialisasi dan pendampingan secara terus menerus, sampai semua permasalahan dapat diatasi satu persatu. Seiring telah terbentuknya KTH, Penyuluh tidak serta merta meninggalkan KTH itu berdiri sendiri. Penyuluh tetap melakukan pembinaan dan penguatan  serta menciptakan rasa kebersamaan di antara anggota KTH. Hal ini juga menjadi dasar Kegiatan Fasilitasi Peningkatan Kelompok Tani Hutan Silva Lestari dilaksanakan.
Selain itu, Penyuluh kehutanan memfasilitasi lahirnya sebuah KTH yang mengakar dan representatif sebagai kekuatan masyarakat. Berbagai srategi yang dilakukan penyuluh kehutanan memperkuat KTH Silva Lestari melalui proses pembelajaran. Dimulai dari pemantapan kepengurusan KTH, melakukan bimtek kepada anggota KTH, identifikasi potensi, permasalahan dan kearifan lokal serta pembuatan peta/sket wilayah kelola KTH, dan yang terakhir penyerahan sertifikat Kenaikan Kelas Kelompok Tani Hutan menjadi Madya. Hal ini sangat diharapkan agar KTH Silva Lestari menjadi mandiri dan tidak hanya memberi manfaat dan kesejateraan bagi kelompok tapi masyaratakat dan kelestarian ekosistem hutan yang mereka miliki.
Saran tindak lanjut kepada Anggota KTH untuk mematuhi dan melaksanakan semua hasil kesepakatan dengan penuh tanggungjawab, serta saling mengingatkan kepada sesama anggota dengan penuh hikmah. Kepada Pengurus KTH untuk menjalankan tupoksi masing-masing, serta saling mengingatkan kepada sesama pengurus dengan penuh hikmah. Kepada Penyuluh Pendamping untuk terus menerus mendampingi dan membimbing KTH sampai tercapai tujuan KTH. Kepada Instansi terkait agar terus menerus membina KTH sampai terwujudnya KTH yang tangguh dan mandiri.








VI.        PENUTUP

Demikianlah laporan akhir kegiatan fasilitasi peningkatan kelas Kelompok Tani Hutan (KTH) Silva Lestari kami sampaikan, dengan harapan bimbingan dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Aceh tetap berlanjut. Atas perhatian dan kerjasama yang baik kami ucapkan terima kasih.








































DOKUMENTASI


Papan Nama Kelompok Tani Hutan Slva Lestari

Struktur Organisasi KTH
Kelompok Tani Hutan Slva Lestari

Peta Wilayah Kerja Kelompok Tani Hutan Slva Lestari

Praktek pembuatan peta/sket pemanfaatan wilayah kelola
sesuai potensi KTH

Praktek Lapangan pembuatan peta/sket pemanfaatan wilayah kelola sesuai potensi KTH

Praktek pembuatan peta/sket pemanfaatan wilayah kelola
sesuai potensi KTH



Musyawarah dengan Pengurus untuk Kegiatan
penambahan volume usaha KTH
Musyawarah dengan Pengurus untuk Kegiatan
penambahan volume usaha KTH
Pengecekan Lokasi untuk
penambahan volume usaha KTH




Tim Survey Dinas LHK Aceh saat meninjau Lokasi Pembuatan Bibit Jernang KTH Silva Lestari

Lokasi Pembuatan Bibit Jernang pada KTH Silva Lestari dibawah tegakan Jabon

Tanaman Jernang
Budidaya KTH Silva Lestari



Komsumsi pada Acara Pelatihan & Bimbingan Teknis untuk Peningkatan Kelas KTH

Sekretariat KTH Silva Lestari

Hutan Rakyat dengan Tanaman Mahoni
KTH Silva Lestari





Pertemuan Kelompok untuk Menyusun Rencana KegiatanTahunan KTH Silva Lestari

Pertemuan Kelompok untuk Menyusun Rencana KegiatanTahunan KTH Silva Lestari

Pertemuan Kelompok untuk Menyusun Rencana KegiatanTahunan KTH Silva Lestari




Bimtek/peningkatan kapasitas SDM pengurus dan anggota KTH

Bimtek/peningkatan kapasitas SDM pengurus dan anggota KTH

Bimtek/peningkatan kapasitas SDM pengurus dan anggota KTH


Dalam Rangka kunjungan kelapangan pengurus dan anggota untuk penjajagan kerja sama dengan CV.Irwanka

Dalam Rangka kunjungan kelapangan pengurus dan anggota untuk penjajagan kerja sama dengan CV.Irwanka

Dalam Rangka kunjungan kelapangan pengurus dan anggota untuk penjajagan kerja sama dengan CV.Irwanka


Tanaman Jernang Budidaya Ketua KTH
Silva Lestari

Pemanenan Tanaman sengon  KTH Silva Lestari

Pengangkutan kayu sengon KTH Silva Lestari


Komentar

Postingan Populer